Masalah: mayoritas orang Indonesia tidak punya kartu kredit / debit internasional (Visa/Mastercard yang aktif untuk transaksi luar negeri). Padahal banyak software & layanan kerja modern hanya menerima pembayaran dengan kartu internasional: Figma, Adobe Creative Cloud, ChatGPT Plus, GitHub Copilot, Notion, Spotify Premium, Netflix US, dst. Akibatnya: orang pakai jasa-titip yang mahal & tidak aman, akun ke-suspend karena charge dari negara berbeda, atau tidak pakai sama sekali (productivity loss).
Ixonomic jadi aggregator. User pilih layanan dari katalog (Figma Pro, Adobe CC, ChatGPT Plus, dst), pilih durasi (hanya 2 opsi: 1 bulan / 1 tahun — wajib, tidak ada opsi lain, tidak ada auto-renewal), bayar dengan PERAK. Tim Ixonomic eksekusi pembayaran manual via kartu internasional milik perusahaan dari Bank Jago / Jenius (yang khusus untuk internasional), lalu deliver detail akun ke user.
Aman dan transparan: status request real-time (PENDING → CONFIRMED → DELIVERED), saldo wajib cukup di muka (tidak ada hutang/cicilan/pay later), tidak ada renewal otomatis (saat habis = habis, beli lagi manual dari awal). Audit trail per transaksi: kapan request, kapan ditolak/disetujui, kapan akun dideliver.
Kenapa hanya 1 bulan / 1 tahun? Karena akumulasi user × waktu × layanan = nominal besar. Auto-renewal = silent charge yang bikin user terkejut. Tidak ada di Ixonomic. Kalau user mau lanjut, beli lagi manual — keputusan sadar tiap kali.
Rata-rata 1-4 jam jam kerja (08:00-22:00 WIB). Di luar jam kerja: max next morning. Express service (paid): max 30 menit, fee 8% extra.
Submit request manual via dashboard. Tim review dalam 24 jam. Kalau bisa dieksekusi, dimasukkan ke katalog + processed. Kalau tidak bisa (contoh: butuh KYC merchant tertentu), saldo refunded full.
Bisa. Bayar untuk akun, tim/family invite manage sendiri di sisi merchant. Ixonomic deliver akun owner saja.
Daftar Brangkas gratis, atau hubungi tim untuk demo & konsultasi tier Scale/Enterprise.